![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - NTT - Satuan Reserse Narkoba Polres Manggarai Barat mengungkap tiga kasus peredaran gelap Narkotika selama periode Januari hingga Maret 2025.
Dalam rentang waktu tersebut, polisi menangkap lima tersangka dari berbagai profesi, termasuk penjual ikan, karyawan kafe, hingga awak kapal wisata di Labuan Bajo.
Menanggapi situasi ini, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, menginstruksikan jajarannya serta masyarakat untuk menangkap pelaku kejahatan narkotika.
"Saya perintahkan kepada seluruh jajaran dan seluruh masyarakat, kalau ada yang pelaku narkoba silahkan tangkap, serahkan kepada polisi, maka polisi akan menindak," ujar Daniel kepada wartawan di Labuan Bajo, Rabu (19/3/2025) siang.
Daniel menegaskan bahwa pihak kepolisian terus memburu produsen, bandar, dan pengedar narkoba demi melindungi masyarakat serta mencegah kerusakan yang lebih besar.
Saya juga perintahkan secara tegas itu berjenjang dari Direktur Resnarkoba yang ada di Polda untuk melakukan penangkapan kepada semua pelaku narkoba, terutama pribadi-pribadi yang mengedarkan. Ini yang menjadi target utama," tambahnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (8/3/2025), polisi menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Narkotika tersebut dibawa dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui jalur laut untuk diedarkan di Labuan Bajo.
Telah dilakukan penangkapan terhadap dua laki-laki yang diduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu," kata Kasat Resnarkoba Polres Mabar, Iptu Matheos AD Siok, Jumat (14/3) malam. Kedua tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda.
Terduga pelaku II (18) ditangkap di belakang SPBU Kampung Tengah, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, sementara terduga pelaku H (28) ditangkap di Jalan Reklamasi, tepatnya di belakang Hotel Mutiara Labuan Bajo. Keduanya diketahui merupakan warga Kecamatan Sape, Bima.
"Para terduga pelaku berdomisili di Kelurahan Labuan Bajo dan sehari-hari bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) salah satu kapal wisata," pungkas Matheos.(**)
0 Komentar